Penerapan kipas angin: Rangkaian produk ini cocok untuk campuran gas yang mudah meledak (zona 1 dan zona 2) kelas IIB T4 dan kelas di bawahnya, dan digunakan untuk ventilasi bengkel dan gudang atau untuk memperkuat pemanasan dan pembuangan panas.
Kondisi kerja rangkaian produk ini adalah: AC 50HZ, tegangan 220V/380V, tidak ada tempat yang mengalami korosi berat dan debu yang signifikan.
1. Ikhtisar produk kipas angin
1. Tujuan dari kipas angin
Kipas aliran aksial T30 banyak digunakan di pabrik, gudang, kantor, dan tempat tinggal untuk ventilasi atau untuk meningkatkan pemanasan dan pembuangan panas. Dapat digunakan sebagai kipas angin bebas, atau dapat dipasang secara seri pada saluran pembuangan yang panjang untuk meningkatkan tekanan angin pada saluran tersebut. Gas yang melewati kipas harus berupa debu yang tidak korosif, tidak spontan, dan tidak terlihat jelas, dan suhunya tidak boleh melebihi 45°.
Kipas aliran aksial tahan ledakan BT30, bagian impeller terbuat dari bahan aluminium (kecuali cakram poros), daya diubah menjadi motor tahan ledakan, dan sakelar atau sakelar tahan ledakan digunakan untuk menjauhkan diri dari bahan peledak titik. Bagian lainnya terbuat dari bahan yang sama dengan kipas aliran aksial. Hal ini terutama digunakan dalam industri kimia, farmasi, tekstil dan lainnya dan untuk pembuangan gas yang mudah terbakar, meledak dan mudah menguap. Proses pemasangan dan proses lainnya sama dengan proses kipas aliran aksial.
2. Jenis kipas angin
Jenis kipas angin ini ada 46 jenis, diantaranya terdapat sembilan nomor mesin untuk bilah, 6 bilah, 8 bilah, dan 8 bilah. Menurut diameter impeller, urutan dari kecil ke besar adalah: No. 3, No. 3.5, No. 4, No. 5. No. 6, No. 7, No. 8, No. 9, No. 10; diantaranya ada sepuluh nomor mesin untuk 4 sudu, sesuai dengan ukuran diameter impeller, urutan dari atas ke besar adalah: No.2.5, No.3, No.3.5, №4, №5, № 6, No.7, No.8, No.9, No.10.
3. Struktur kipas angin
Kipas angin terdiri dari tiga bagian: impeller, casing dan biaser:
(1) Impeller – terdiri dari bilah, hub, dll. Bilah tersebut dicap dan dibentuk dengan pelat baja tipis dan dilas pada lingkaran luar hub sesuai dengan sudut pemasangan yang diperlukan. Rasio impeler terhadap cangkang (rasio diameter cakram poros terhadap diameter impeler) adalah 0,3.
(2) Bilah—keduanya dilubangi menjadi bentuk yang serupa, dan sudut pemasangannya: 3 buah dibagi menjadi lima jenis: 10°, 15°, 20°, 25°, 30°; №4, №6, №8 dibagi menjadi lima jenis 15°, 20°, 25°, 30°, 35° lima macam. Impeler dipasang langsung pada poros motor, diantaranya 3 menggunakan dua kecepatan motor, No 9 dan No 10 menggunakan satu kecepatan motor, volume udara berkisar antara 550 hingga 49.500 meter kubik per jam, dan tekanan angin berkisar antara 25 hingga 505Pa.
(3) Kabinet – terdiri dari saluran udara, sasis, dll. Sasis dibagi menjadi dua jenis yang terbuat dari pelat tipis dan profil.
(4) Bagian transmisi terdiri dari poros utama, kotak bantalan, kopling atau salah satu cakram. Poros utama terbuat dari baja berkualitas tinggi, dan bantalannya adalah bantalan gelinding. Terdapat volume yang cukup di rumah bantalan untuk menampung oli pendingin, dan terdapat indikator level oli untuk memastikan pengoperasian normal.
(5) Pengumpul udara – berbentuk busur, dicap dari pelat tipis untuk mengurangi kehilangan energi pada saluran masuk.
Waktu posting: 09 April-2022